Langsung ke konten utama

Sebulan Pasca Lebaran, Harga Sembako Kembali Stabil




YOGYAKARTA – Hampir satu bulan pasca Hari Raya Idul Fitri 1438 H, harga beberapa bahan pokok di wilayah Yogyakarta kembali normal. Sebelumnya daging, ayam,  cabai, dan sayuran mengalami kenaikan hingga dua kali lipat sebelum lebaran.
Harga bahan makanan terpantau turun sejak dua minggu setelah lebaran. Saat ini harga perkilo daging di Pasar Kutu Sinduadi berkisar diantara Rp110 ribu sampai Rp125 ribu, yang sebelumnya mencapai Rp130 ribu sampai Rp150 ribu. Sedangkan harga ayam turun dari Rp40 ribu menjadi Rp32 ribu perkilonya. Harga sayuran pun ikut mengalami penurunan, termasuk cabai yang turun Rp20 sampai Rp30 ribu, menjadi Rp40 ribu perkilonya.
“Harga bahan makanan turun semua, ayam, sayur, cabai. Sudah turun dari dua minggu setelah lebaran,” ungkap Simpen (50), salah satu pedagang di Pasar Kutu Sinduadi.
Pengelola pasar menambahkan bahwa hal ini diakibatkan dari permintaan pasar yang mulai berkurang setelah hari lebaran.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis Berita Feature

Feature adalah sebuah karya jurnalistik yang tidak harus selalu mengikuti rumus 5W+1H.  Tulisan feature lebih bersifat menghibur dan isinya lebih ringan daripada jenis straight news. Menulis feature juga tidak terikat dengan aktualitas dan timeliness sehingga lebih santai dan bisa membicarakan apa saja. Penulisan feature sendiri hendaknya membawa gaya bertutur, deskriptif, sedemikian rupa sehingga susunan kalimatnya menggambarkan profil atau peristiwa tertentu. Sehingga feature ini lebih sering dikatakan sebagai berita kisah atau berita cerita. Contoh berita feature dapat dilihat di: http://bit.ly/2qizRCb Dari feature tersebut dapat dilakukan analisis yang menghasilkan: Pertama , feature dengan judul “Perjuangan Indah Mencari Darah untuk Penyambung Hidup” ini termasuk dalam feature human interest sesuai dengan apa yang dipaparkan oleh Wolseley dan Campbell. Feature ini mengangkat kisah perjuangan penderita thalasemia yang menyentuh simpati pembaca. Kedua , analisis...

News Value dalam Berita

Dalam menulis sebuah berita, tentu saja ada banyak hal yang perlu diperhatikan agar menghasilkan berita yang berkualitas dan layak untuk dipublikasikan. Beberapa hal tersebut diklasifikasikan menjadi news value . Lalu, apa yang dimaksud dengan news value ? News value atau nilai berita dapat dikatakan sebagai klasifikasi atau kriteria untuk menilai apakah berita tersebut layak untuk diliput. Ada beberapa kriteria yang dapat dikatakan sebagai news value, yaitu: Significance (kepentingan) Timelines (aktual) Proximity (kedekatan) Magnitude (besarnya) Prominence (terkemuka) Conflict (konflik) Human interest Dari penjelasan singkat di atas, dapat kita terapkan untuk berita di bawah ini. Kemudian kita ulas dua dari tujuh news value yang ada di dalam berita tersebut. Dari ulasan tersebut kemudian kita dapat tahu apakah berita tersebut memiliki kualitas yang baik dan layak untuk diterbitkan. Berikut adalah contoh berita dan ulasan news value -nya. Cegah TK...

Hayati Specialty Coffee: Kopi dan Kehidupan

Ada beragam kisah yang hadir dari segelas kopi, minuman berwarna hitam dengan rasa pahit yang setia memanggil penikmatnya untuk menghirup aroma wangi nan tak pernah menjemukan. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa kopi menjadi salah satu pelarian yang pas dari carut marutnya hati dan pikiran. Kopi dapat menjadi penenang sekaligus penghangat suasana sore Kota Yogyakarta yang saat ini lebih sering diguyur hujan. K opi dan hujan selalu menjadi pasangan yang paling menjadi pilihan. Keberadaan coffee shop benar-benar sangat menjamur di Yogyakarta dua tahun belakangan ini. Salah satu yang baru adalah Hayati Specialty Coffee yang berada di daerah Demangan. Hayati yang berasal dari bahasa Arab yang berarti "Hidup", menurut sang pemilik penamaan Hayati ini karena di dalam kopi selalu terdapat kehidupan. Dari waktu akan ditanam, waktu ditanam, sampai waktu akan diseduh pun mengandung unsur "hidup". Terletak di kawasan yang cukup strategis menjadikan coffee shop in...